WARTAPOLRI.COM,
SUKABUMI KOTA – Dalam upaya mengatasi persoalan lingkungan sekaligus menanamkan karakter peduli lingkungan sejak dini, KOBER Doa Bangsa 9 di Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi Jawa barat menggelar silaturahim dan sosialisasi pengelolaan sampah, Senin (5/10/2026).![]()
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini berawal dari surat permohonan resmi pihak sekolah terkait program pengelolaan sampah. Bertindak sebagai narasumber utama adalah Yusmeli, Staf Kelurahan Cisarua yang juga Pengelola Perpustakaan Kelurahan Cisarua.
Dalam pemaparannya, Yusmeli memberikan sosialisasi komprehensif tentang pentingnya pemilahan sampah dari sumbernya, yakni memisahkan kategori sampah organik, anorganik, hingga Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Ia juga memperkenalkan konsep Bank Sampah Swa-Pilah Sekolah, program kolaboratif yang memungkinkan seluruh warga sekolah aktif berpartisipasi mereduksi dan mengelola limbah domestik secara bijak.
*Sepakati Pembentukan Bank Sampah*
Sebagai tindak lanjut pertemuan perdana ini, para pihak sepakat membentuk Bank Sampah Swa-Pilah Sekolah KOBER Doa Bangsa 9. Sebelum pembentukan resmi, koordinasi awal dibangun untuk menyelaraskan kesepakatan antara orang tua/wali murid, tenaga pendidik, serta mitra bisnis pengepul.
Kepala KOBER Doa Bangsa 9, Niar Syamsuniar,S.Pd, menyampaikan apresiasi mendalam atas terlaksananya sosialisasi tersebut. Ia mengapresiasi tingginya antusiasme dan respons positif dari para orang tua/wali murid terhadap rencana pembentukan bank sampah di lingkungan sekolah.
“Antusiasme orang tua dan wali murid sangat luar biasa. Mereka sangat merespons positif rencana pembuatan bank sampah sekolah ini. Selain menjadi media edukasi yang sangat baik bagi anak-anak sejak usia dini, program ini juga mempertegas peran penting keluarga dalam mendampingi anak-anak menjalankan praktik baik kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Niar.
Ia berharap sinergi yang terbangun antara pihak sekolah, orang tua, pendamping program, dan mitra pengolah dapat berjalan lancar serta berkelanjutan demi mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berkarakter ekologis.
( TON LEE )
