WARTAPOLRI.COM,SUKABUMI– Kementerian Pertanian RI (Kementan) merealisasikan program Optimalisasi Lahan (Oplah) Non-Rawa senilai Rp 115.000.000 di desa sindangraja kecamatan curugkembar Kabupaten Sukabumi.
![]()
Anggaran yang bersumber dari APBN Pusat tersebut dialokasikan penuh untuk membiayai pembangunan infrastruktur pengairan vital bagi Kelompok Tani (Poktan) Fajar Laksana Mandiri,kp Cipatat RT 01 Rw 06 Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Intervensi fisik ini mencakup pembangunan terintegrasi mulai dari pembangunan Jaringan Irigasi Tersier (RJIT), pemasangan pasangan batu (plengsengan), hingga sistem pipanisasi. Seluruh rangkaian infrastruktur air tersebut dibangun secara taktis untuk mengoptimalkan pemanfaatan dan mengamankan pasokan air pada lahan sawah seluas kurang lebih 25 hektare yang dikelola oleh poktan setempat.
Ketua Poktan Fajar Laksana Mandiri, Lani, menyatakan bahwa bantuan prasarana ini menjadi jawaban atas kendala air yang selama ini membatasi produktivitas anggotanya.
“Melalui pembangunan irigasi dan pipanisasi ini, distribusi air ke sawah menjadi jauh lebih merata dan efisien. Lahan seluas 25 hektare yang sebelumnya sering kekurangan pasokan air, kini dapat terairi dengan baik tanpa terbuang sia-sia sehingga hasil tanipun bisa meningkat lebih baik ,” ujar Lani kepada awak media saat meninjau lokasi pembangunan.sabtu (8/8/2026).
Program Oplah Non-Rawa ini dikerjakan dengan metode swakelola agar para petani terlibat langsung dalam menentukan tata letak jalur pipa dan jaringan irigasi sesuai kondisi riil geografis Desa Sindangraja. Konstruksi pasangan batu dan saluran RJIT dipastikan kuat untuk menahan debit air serta meminimalisir risiko kebocoran di sepanjang jalur distribusi menuju petak sawah. Ucap nya .
( TON LEE )


