WARTAPOLRI.COM,SUKABUMI-Menanggapi penjelasan pihak PT cakramas, pendi.dikantor cihaur kecamatan simpenan, rabu, 23/1/2025, belum lama ini dihadapan banyak pihak. Mengatakan, di berhentikannya pihak BPN dan PLN, saat menentukan, mana titik 32 dan titik 33 yang akan dilalui jaringan SUTT, bahawa lahan tersebut oleh PT cakramas akan dipergunakan untuk Lapangan Angkatan Udara LANUD AURI, radar pemantau negara Australia. ” jelas pendi didepan banyak pihak.
” nada tegas sedikit emosi, kepada pihak PLN, yang tidak menghargai, padahal sejak dua tahun dibangunnya jaringan tower tersebut, kenapa pihak PLN tidak menempuh jalur prosedur, atau komunikasi terlibih dulu, kok tiba tiba main ukur saja, ” pasahal pak Richard itu orang baik, dan sama orang nkri juga tolong hargai kami, ” kata pendi salah seorang diantara kepercayaan pak Richard PT cakramas.
Tertundanya pasokan jaringan aliran listrik 150 KVA, karena belum terpasang di titik 32 dan 33 blok cihaur.
Pemerhati masrakat,
Penjelasan pihak PT Cakramas, bahwa lahan kosong yang diklaim milik pt cakramas, rencananya akan dijadikan sebagai landasan lapangan angkatan udara LANUD, mengundang pertanyaan, status tanah adat perbatasan antara masyarakat desa kertajaya dan desa cihaur, yang dijual ke pt cakramas, kurang lebih sekitar lima hektare, statusnya sampai Saat ini belum ada perubahan masih atas nama masing masing perorangan. Kata petugas desa cihaur,
“beberapa tahun kebelakang, sempat guntai terlambat bayar pajak, sppt masih atas nama masing masing, ” saya meyakini bahwa status lahan tersebut belum ada jual beli. jelas petugas pemungut pajak desa cihaur.
Ketua DPC paguyuban jampang tandang makalangan JTM, Asep Renggana, mengatakan, persoalan tertundanya jaringan aliran listrik di titik 32, 33, yang mengakibatkan banyak merugikan masrakat, hal ini sama saja tidak mendukung program pemerintah, JABAR CAANG, kerugian masrakat pajampangan yang tidak terhitung jumlahnya, memasuki tahun 2025 masrakat pajampangan yang seharusnya menikmati penerangan listrik yang tidak digilir. ” kata ketua DPC Paguyuban jampang tandang makalangan Asep Renggana kesal.
( US / TONS )


