Turut Berduka Tragedi Kanjuruhan, Kapolsek Ajak Anak Yatim berdoa dan Yassinan untuk para Korban

KOTA BEKASI, wartapolri.com – Tragedi Kanjuruhan akibat kerusuhan para suporter sepakbola pertandingan Arema Malang melawan Persebaya Surabaya yang mengakibatkan korban meninggal 131 orang dan Korban luka ratusan orang menimbulkan duka yang mendalam bagi bangsa Indonesia.

Bentuk atas turut berduka cita atas kejadian Tragedi Kanjuruhan, Kapolsek Bantargebang Polres Metro Bekasi Kota Kompol Samsono, SH, MH, mengundang anak yatim untuk doa bersama dan baca Yasinan bagi para korban Tragedi Kanjuruhan. Tragedi yang juga merenggut nyawa 2 anggota Polri ikut meninggal dunia saat itu.

 

Dengan mengundang Ustad Sule untuk memberikan tausiah dan memimpin doa bersama, baca surat yasiin, Kapolsek dan anggota Polsek mendoakan para korban dan keluarga ikhlas dan tabah atas musibah yang menimpa keluarganya yang ikut jadi korban dan berdoa agar kejadian tersebut jangan terulang lagi dimasa yang akan datang.

Selesai acara kegiatan, Kapolsek Bantargebang AKP Samsono, SH, MH kepada anak yatim yang hadir diberikan santunan sebagai bentuk kepedulian Polsek Bantargebang untuk anak – anak yatim.

“Saya selaku Kapolsek Bantargebang dan keluarga besar Polsek Bantargebang turut berduka cita atas Kejadian tragedi Kanjuruhan. Kami disini mendoakan para korban dan keluarga agar kuat dan tabah menerima musibah ini,” kata Kapolsek Samsono kepada media.

Dirinya memang mengundang anak anak yatim untuk bersama sama berdoa dan melakukan Yassinan serta mengundang pemceramah yakni Ustad Sule untuk membimbing acara ini.

“Doa Bersama dengan anak yatim merupakan turut berduka cita atas tragedi Kanjuruhan yang menimbulkan banyak korban, semoga kedepannya tidak ada kejadian terjadi lagi,” tutupnya.

Selama Kegiatan berjalan dalam keadaan aman dan lancar, dengan khusuk dan hikmad serta tetap menerapkan protokol kesehatan.(fah)

Mungkin Anda Menyukai