WARTAPOLRI.COM,SUKABUMI – Kelompok Tani (Poktan) Banjar Mekar di Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, optimistis dapat mendongkrak hasil panen padi hingga dua kali lipat melalui program Optimasi Lahan (OPLAH) dari Kementrian pertanian.
![]()
Guna mendukung target tersebut, saat ini sedang berjalan proyek pembangunan fisik di wilayah kp Babakan mini kedusunan dua yang meliputi Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT), pembuatan pintu air, Dam bronjong, serta sistem pipanisasi.
Proyek infrastruktur pertanian ini mengairi hamparan sawah seluas kurang lebih 122 hektare di wilayah tersebut.
Pengerjaan seluruh fasilitas air ini dilakukan secara swakelola oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Banjar Mekar,Adapun total anggaran yang dikucurkan pemerintah untuk program ini mencapai Rp 561.200.000, yang bersumber langsung dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Pusat.
Ketua Poktan Banjar Mekar, Sanwasi, menyatakan bahwa ketersediaan air yang stabil menjadi kunci utama keberhasilan panen petani. Melalui pembenahan sarana irigasi ini, hambatan pasokan air yang selama ini sering dihadapi diharapkan dapat segera teratasi.ucap nya kepada awak media minggu (9/8/2026).
“BERHARAP KEPADA PEMERINTAH”
Terkait keberlanjutan program pertanian di desanya,ketua Poktan Banjar mekar Sanwasi turut menyampaikan harapan besar kepada pemerintah pusat maupun daerah. Ia berharap pemerintah dapat merealisasikan pembangunan bendungan air Cibodas dua di cimahi yang pada saat ini rusak ,untuk itu bangunan yang lebih permanen di masa mendatang.
Keberadaan bendungan Cibodas dua tersebut dinilai sangat krusial untuk menjamin ketersediaan air jangka panjang, terutama saat menghadapi musim kemarau, demi menjaga stabilitas ketahanan pangan nasional.harap nya. ( TON LEE )


