Pelantikan MUI Garut 2025–2030: Awal Baru, Amanah Baru

WARTAPOLRI.COM, GARUT – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut resmi melantik dan mengukuhkan pengurus masa khidmat 2025–2030 di Gedung Pendopo Garut, Rabu (7 Januari 2026). Acara ini dipimpin Ketua Umum MUI Jawa Barat, Aang Abdullah Zein, dan dihadiri jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, anggota DPRD, Kepala Kemenag Garut, serta para tokoh ulama.

Dalam pidatonya, Aang menekankan empat pilar utama MUI Jawa Barat yang menjadi fondasi kerja sama dengan MUI Garut: bersatu dalam aqidah, berjamaah dalam ibadah, toleransi dalam khilafiyah, dan bekerja sama dalam dakwah.

> “Bersinergilah dengan pemerintahan, bersinergilah dengan seluruh jajaran sehingga MUI memberi warna pada masyarakat,” kata Aang.

Sinergi Pemerintah dan Ulama
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, yang juga dilantik sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI Garut, menyampaikan rasa syukur sekaligus kehormatan bergabung dalam kepengurusan baru. Ia berharap MUI mampu mengembang amanah dengan memperhatikan dinamika masyarakat Garut.

Syakur juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus periode 2020–2025 atas dedikasi mereka, seraya berpesan agar kepengurusan baru menyiapkan program kerja menghadapi tantangan kompleks di daerah.

Kepemimpinan dan Transformasi
Ketua MUI Garut periode sebelumnya, A. Abdul Mujib Muhamad, menilai pengukuhan ini sebagai bukti nyata pengakuan atas kerja organisasi. Ia menegaskan pentingnya kepemimpinan yang berfungsi sebagai perintis, penyelaras, pemberdaya, dan panutan.

Sementara itu, Ketua MUI Garut periode 2025–2030, KH. Rd. Amin Muhyiddin Maolani, menekankan bahwa pelantikan ini merupakan pemenuhan amanah keumatan.

> “MUI hadir sebagai Khadimul Ummah dan Shadiqul Hukumah, menjaga marwah ulama sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, transformasi kelembagaan MUI di periode ini menuntut adaptasi, termasuk pemanfaatan ruang digital untuk memperkuat organisasi.

Susunan Kepengurusan MUI Garut 2025–2030
– Dewan Pertimbangan: 28 orang, diketuai Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU
– Dewan Pimpinan Harian: 16 orang, diketuai KH. Rd. Amin Muhyiddin Maolani
– Sekretaris Umum: 16 orang, diketuai H. Mohamad Yusuf Sapari, S.Pd., M.M.Pd.
– Bendahara Umum: 3 orang, diketuai H. Ropiudin Soleh, S.Ag., MM.

Dengan kepengurusan baru ini, MUI Garut diharapkan mampu menjadi motor penggerak moral dan spiritual, menjaga kerukunan umat, serta menciptakan iklim pembangunan yang kondusif di Kabupaten Garut.
(Drs.Abdul Hapid MH)

Mungkin Anda Menyukai