WARTAPOLRI.COM, GARUT— Di Desa Dawungsari, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, geliat ekonomi warga mulai terasa lewat kehadiran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mutiara Cikuray. Dari sebuah bangunan sederhana di Bojong RT 05 RW 01, BUMDes ini menjadi pusat layanan yang menyentuh kebutuhan sehari-hari masyarakat: pupuk dan obat pertanian, ikan nila hidup, beras, telur, hingga gas elpiji.
Tak berhenti di situ, BUMDes juga membuka kedai makanan warga dan menyediakan jasa sewa mobil pick-up untuk angkutan barang. Semua layanan ini dirancang agar desa tak lagi bergantung sepenuhnya pada pasar luar, melainkan mampu menggerakkan roda ekonomi dari dalam.
Kepala Desa Dawungsari, Olid Darsono, menegaskan dukungannya. “BUMDes Mutiara Cikuray adalah wujud komitmen kami membangun kemandirian ekonomi desa,” katanya.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Feby Gandini, menilai keberhasilan BUMDes patut diapresiasi. “BUMDes mampu menghadirkan layanan yang dibutuhkan warga sekaligus membuka peluang usaha baru,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BUMDes Ahmad Yasmin menekankan pentingnya transparansi dan profesionalisme dalam pengelolaan. “Kami berupaya menjadikan BUMDes sebagai pusat ekonomi desa yang bermanfaat bagi semua warga,” ucapnya.
Dengan slogan “Dari Desa untuk Desa, wujudkan potensi bersama. BUMDes Maju, Desa Sejahtera!”, Mutiara Cikuray bukan sekadar unit usaha, melainkan simbol harapan baru bagi Dawungsari: desa yang mandiri, sejahtera, dan berdaya.
(Drs. Abdul Hapid MH)


