Truk Tabrak Pengendara di Simpang Unisma Bekasi, 1 Tewas dan Puluhan Luka

WARTAPOLRI.COM, BEKASI — Sebuah truk bermuatan melaju kencang dan menabrak pengendara sepeda motor yang sedang menunggu di lampu merah di Jalan Cut Mutia, tepatnya di Simpang Unisma, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, pada Senin pagi. Insiden terjadi sekitar pukul 08.30 WIB dan memicu kepanikan di lokasi.(29/06/2026)

Menurut keterangan saksi mata, Bayu Sukma Nugraha (24), seorang pedagang asongan di sekitar lokasi, truk tampak tidak mengurangi kecepatan meskipun lampu lalu lintas masih menyala merah. “Kelihatan dari jauh kecepatannya tinggi. Lampu merah juga masih merah, belum waktunya jalan. Langsung nabrak motor-motor yang lagi berhenti di lampu merah,” ujar Bayu.

Dampak tabrakan cukup parah. Tim medis dari PMI Kota Bekasi yang datang ke lokasi mengevakuasi sejumlah korban ke rumah sakit terdekat. Data sementara menunjukkan beberapa rumah sakit menerima korban:

– RSUD Cibitung (RSUD CAM): 3 korban dirawat; 2 selamat — Tomiy (24) dan M. Fathurrohman (20) — serta 1 korban meninggal dunia, seorang pengemudi ojek online yang belum sempat diidentifikasi lengkap.
– RS Bakti Kartini: 3 korban selamat — Inggrid Selvia (18), Erlis Dwi (44), dan seorang anak laki-laki bernama Abizar.
– RS Siloam Timur: 2 korban selamat dirawat.
– RS Mitra Keluarga: 3 korban selamat dirawat.

Petugas PMI bertugas membantu evakuasi jenazah dan merawat korban di lokasi. Personel PMI Kota Bekasi yang dikerahkan antara lain Franca Oky Rizki (driver), Atet Sugianto (kru ambulance), dan Faisal Nurmansyah (kru ambulance). Armada yang digunakan adalah Ambulance AZko B 1175 KIX dengan catatan odometer awal 32.507 km dan akhir 32.514 km.

Pihak kepolisian setempat saat ini masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan bukti, termasuk keterangan saksi dan kemungkinan kerusakan rem pada truk. Dugaan awal menyebut adanya masalah rem (“rem blong”), namun hal ini masih dalam penyelidikan resmi.

Arus lalu lintas sempat tersendat di sekitar Simpang Unisma, sementara petugas mengevakuasi korban dan membersihkan puing-puing. Warga diminta untuk menghindari lokasi guna memperlancar proses evakuasi dan penyelidikan.

Keluarga korban dan saksi diminta bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk proses identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut. Pihak berwenang juga mengimbau pengemudi untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan, terutama rem, sebelum berkendara demi mencegah tragedi serupa. (Fah)

Mungkin Anda Menyukai