Dari Warga, untuk Warga: Jalan Usaha Tani Pamulihan Jadi Simbol Kemajuan Desa

WARTAPOLRI.COM , GARUT,  – Semangat gotong royong kembali menjadi kekuatan utama dalam pembangunan Desa Pamulihan, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut. Pemerintah desa bersama masyarakat setempat resmi memulai pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di Kampung Pasir Bubut, sebagai langkah strategis untuk meningkatkan akses pertanian dan kesejahteraan petani lokal.(16/09/25)

Jalan sepanjang 200 meter dengan lebar 2 meter ini dibangun dengan anggaran sebesar Rp140.000.000. Namun, yang membuat proyek ini istimewa bukan hanya anggarannya, melainkan keterlibatan aktif warga dalam pelaksanaannya. Proses pembangunan dilakukan secara gotong royong, mencerminkan nilai kebersamaan dan kepedulian terhadap kemajuan desa.

Maman, Ketua Kelompok Tani Berkah Sejahtera, menyampaikan rasa syukur atas pembangunan tersebut.
> “Kami sangat berterima kasih. Jalan ini mempermudah akses ke lahan, meningkatkan efisiensi kerja, dan tentu saja berdampak langsung pada produktivitas petani,” ujarnya.

Selain memperlancar distribusi hasil panen, JUT ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis agraria. Dukungan dari berbagai pihak pun mengalir, termasuk dari Abeng Setia Permana, Ketua Tim Investigasi Garda Tipikor Indonesia Kabupaten Garut.
> “Kami berharap pelaksanaan program ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan transparansi, agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Pembangunan JUT di Pamulihan bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan simbol nyata kolaborasi antara pemerintah dan warga. Dari warga, untuk warga—jalan ini menjadi bukti bahwa kemajuan desa bisa dicapai dengan semangat kebersamaan dan visi yang berpihak pada kesejahteraan petani.
Kang Aden (Drs Abdul Hapid)

Mungkin Anda Menyukai