Seorang Guru SMPN 2 Cibatu Purwakarta Karena Kepiawaiannya Di Calonkan Masyarakat Untuk Jadi Ketua RW

PURWAKARTA ,wartapolri-com-

Berkaitan dengan pertanyaan warga yang berkembang , kami tidak menemukan adanya ketentuan yang melarang seorang Pegawai Negeri Sipil (“PNS”) untuk menjabat sebagi pengurus RT dan RW. Peraturan perundang-undangan yang menjadi payung hukum LKD di atas pada dasarnya tidak membatasi profesi tertentu sebagai pengurus RT dan RW.

Di sisi lain, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (“UU ASN”) tidak melarang seorang PNS menjabat sebagai pengurus RT atau RW. PNS hanya dilarang untuk menjadi anggota dan/atau menjadi pengurus partai politik. Pelanggaran atas ketentuan ini dapat berujung pada pemberhentian dengan tidak hormat.

Saat di konfirmasi awak media wartapolri Fatma” mengungkapkan terkait pencalonannya jadi Rw 05 Kp Ganasari Desa Selaawi ,Kecamatan Pasawahan ,Kabupaten Purwakarta di
tempat lain Rabu 30 November 2022.

Fatma Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Guru, dengan santai menjawab gamlang “Sebernya mula-mula menolaknya karena dengan kesibukan di Sekolah SMPN 2 Cibatu Purwakarta dimana beliau mengajar. Sikap ramah dekat dengan masyarakat di tempat tinggalnya dan dengan Kepiawaiannya sebagian masyarakat memintanya untuk mencalaon kan diri melawan Toto calon incament (Rw lama mencalonkan lagi) ,karena desakan sebagian masyarakat berharap,adanya perubahan berbagai hal untuk kemajuan kempung tersebut. sosok Fatma di butuhkan untuk biasa merealisasikan yang jadi harapan warga saat ini.
Ahirnya beliau menyatakan siap dengan tujuan dalam hati ingin mengembangkan ilmunya untuk membaktikan diri di tempat tinggalnya sendiri “ungkap Fatma.

Namung sayang “..manusia cuman punya rencana sang Pencipta lah yang menentukannya ,terpaut 52 orang dari jumlah pemilih 252 orang,Toto lebih unggul 152 dan Fatma 100 .Dari situ sempat terdengar berita menyudutkan Fatma dikait-kaitkan prihal di medsos ucapan saudaranya ,padahal tidak ada hubungannya sama sekali dengan kekalahan pencalonan tersebut “tukas Fatma.

Selanjut nya dengan jiwa lapang dada,di barengi hati tulus beliau sudah tidak mau mempermasalahkan hal itu lagi,yang jelas ibarat pepatah ” dimanapun bumi di pijak disitu kita di jung-jung ,kalau mau berbuat baik untuk membaktikan diri untuk kepentingan Masyarakat gak harus jadi Rw atau jadi pemimpin biar ngajadi juga saya kan tetap berjiwa besar kan siap turut membantu kalau warga membutuhkan sesuai dengan kemampuan saya “Pungkas
Fatma .

(Dadang H)

Mungkin Anda Menyukai